|  Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Pacitan  |  Jl. Brawijaya Pacitan 63514  |  Telp 0357 882945, Fax 0357 883868  |  SEGER TANPO AC  |  SEmua GERak TANam POhon untuk Anak Cucu  |
   
 PRESTASI
CSS Menu - Vertical
Pemenang I Lomba Gerakan Sejuta Pohon (GSP) Provinsi Jawa Timur Tahun 2006
Pemenang II Lomba Gerakan Sejuta Pohon (GSP) Provinsi Jawa Timur Tahun 2007
Juara II Tingkat Nasional Lomba PKA Kategori Hutan Rakyat Tahun 2007
Juara I Tingkat Nasional Bupati Peduli Pelaksanaan GNRHL Tahun 2005
Juara I Tingkat Provinsi Jawa Timur Kategori Hutan Rakyat Tahun 2005
Pemenang I Lomba Gerakan Sejuta Pohon (GSP) Provinsi Jawa Timur Tahun 2008
Juara I Tingkat Nasional Kontes Pohon Jenis Sengon Tahun 2008
Juara II Tingkat Nasional Kontes Pohon Jenis Suren Tahun 2008
Juara II Tingkat Nasional Lomba Aksi Penanaman Serentak Indonesia (APSI) Tahun 2008
Pemenang I Lomba Gerakan Sejuta Pohon (GSP) Provinsi Jawa Timur Tahun 2009
Juara I Tingkat Nasional Kontes Pohon Jenis Gmelina Tahun 2009
Juara I Tingkat Provinsi Jawa Timur Kategori Penyuluh Kehutanan Tahun 2009
Juara II Tingkat Provinsi Jawa Timur Kategori Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat Tahun 2009
Juara II Tingkat Nasional PKA Wana Lestari Tahun 2011
Juara I Tingkat Propinsi PKA Wana Lestari Tahun 2011
Juara I Lomba Wana Lestari Kategori Desa Peduli Kehutanan Tingkat Propinsi Tahun 2015
Juara I Lomba Wana Lestari Kategori Desa Peduli Kehutanan Tingkat Nasional Tahun 2015
Piagam Penghargaan Prima Wana Mitra Tahun 2015 Kategori Emas
 PETA LOKASI
 PROGRAM
CSS Menu - Vertical
Program Peningkatan Kesejahteraan Petani
Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/Perkebunan
Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan
Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan
Program Pemberdayaan Penyuluh Pertanian/Perkebunan Lapangan
Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
Program Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Hutan
Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan
Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Hutan
Program Pembinaan Tata Peredaran Hasil Hutan
 KEGIATAN
CSS Menu - Vertical
Peningkatan dan Pengelolaan Administrasi Perkantoran
Pengembangan Hutan Tanaman
Pengembangan Hasil Hutan Non Kayu
Peningkatan Kapasitas Tenaga Penyuluh Pertanian/Perkebunan
Pembinaan Tata Peredaran Hasil Hutan (TPHH)
Penyuluhan dan Pendampingan Petani dan Pelaku Agribisnis
Peningkatan Kemampuan Lembaga Petani
Anti Poverty Program (APP)
Pengembangan dan Rehabilitasi Infrastruktur Pertanian dan Pedesaan (DAK)
Penguatan Kelembagaan Kelompok Petani Tembakau (DBHCHT)
Anti Poverty Program (APP)
Promosi atas Hasil Produksi Pertanian/Perkebunan Unggulan Daerah
Monitoring, Penilaian LAKIP dan Penilaian Mandiri
Pengembangan Tanaman Nilam Pendukung Pengembangan Kawasan Agropolitan (PKA)
Peremajaan, Intensifikasi dan Rehabilitasi Tanaman Perkebunan
Optimalisasi dan Pengembangan Sumber Daya Sarana dan Prasarana Pengendalian OPT
Pengembangan Tanaman Perkebunan
Pengembangan Agensia Hayati
Penanganan Panen dan Pascapanen Bahan Baku (DBHCHT)
Pembinaan kemampuan dan keterampilan kerja masyarakat di lingkungan industri hasil tembakau dan/atau daerah penghasil bahan baku industri hasil tembakau (DBHCHT)
Bimbingan Teknis Pengamatan, Identifikasi dan Pengendalian OPT (BK) di 12 Kecamatan
Pencegahan dan pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan
Pengembangan Sarana dan Prasarana Pengamanan Hutan (DAK)
Perlindungan dan Pelestarian Kawasan Sumber Mata Air
Pembibitan Bedengan Swadaya
Penanaman Simbolis Keg. Peningkatan Peran serta Masyarakat dlm RHL
Rehabilitasi Lahan Kritis DAS (DAK)
Rehabilitasi Lahan Kritis dengan Sipil Teknis (DPn, DPi, Sumur Resapan)
 SUARA ANDA
[ Umrah - 18 Oktober 2016 ( 05:38:40 ) ]
Asl. Maf mau nx, ap bpk pux bibit nata de coco? Sy mau bli, brpa hrganya? Mksh
Wa'alaikumsalam wr.wb, mohon sekiranya Saudara menuliskan alamat lengkap dan nomor yang bisa dihubungi, terima kasih.
[ mega ayu hariyantini - 1 Oktober 2016 ( 11:33:27 ) ]
Selamat malam, saya mau tanya mengenai potensi kebun kakao yang ada di desan sanggrahan. Kira jika potensi kebun coklat tersebut diadikan obyek wisata edukadi apa bisa ya? Jika bisa saya akan melakukan penelitian disana. Dan saya meminta alamat lengkapnya kebun coklat tersebut. Terima kasih
Terkait pertanyaan Saudari, bisa saja dan untuk informasi lebih lanjut silahkan datang ke Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Pacitan Jl. Brawijaya telp. 0357 882945.
 LINK / BLOG
CSS Menu - Vertical
Dinas Kehutanan Prov. Jawa Timur
BP2HP Wilayah VIII Surabaya
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia
SIPONGI
SIPUHH Online
SMK Kehutanan Kadipaten
SMK Kehutanan Samarinda
SMK Kehutanan Pekanbaru
SMK Kehutanan Makassar
Balai Besar KSDA Jawa Timur
BPDAS Brantas
BPDAS Solo
PERHUTANI
UPT Perbenihan Tanaman Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur
PPID Kementerian LHK
Portal Nasional RI
Sekretariat Kabinet RI
 STATISTIK
      SELAYANG PANDANG

Kabupaten Pacitan merupakan wilayah paling Barat di Propinsi Jawa Timur dan berada di sebelah Barat Daya Ibukota Propinsi Jawa Timur, secara geografis terletak antara 7,920 -8,170 LS dan 110,550 -111,250BT. 

Secara administratif Kabupaten Pacitan berbatasan langsung  dengan :

-          Sebelah Utara Kabupaten Ponorogo (Jatim) dan Wonogiri (Jateng)

-          Sebelah Selatan Samudera Indonesia

-          Sebelah Barat Kabupaten Wonogiri (Jateng)

-          Sebelah Timur Kabupaten Trenggalek (Jatim)

Luas wilayah keseluruhan 1.389,87 Km2 Wilayah Kabupaten Pacitan  terdiri dari lahan sawah seluas   130,15 Ha dan lahan kering seluas 1.259,72 Ha. Ciri spesifik Kabupaten Pacitan adalah  topografi wilayah 85 % berbukit / bergunung, 10 % bergelombang  dan 5 % merupakan wilayah dengan topografi datar. Berdasarkan kelas kemiringannya, lahan dengan topografi datar kelas kemiringan 0 - 5 % mencapai 5.559 Ha  (4%), berombak   6 -10 % mencapai 13.899 Ha (10%), bergelombang  11-30% mencapai 33.357 Ha (24%), berbukit 31-50% mencapai  72.273 Ha (52%), bergunung >51%  mencapai 10% dari keseluruhan areal, yaitu  138.987,16 Ha.

Kondisi lahan kritis di Kabupaten Pacitan pada tahun 2014 sebesar 19.538,00 Ha, dengan kondisi lahan berdasarkan tingkat kekritisannya adalah : Agak Kritis 2.481,00 Ha, Kritis 6.846,00 Ha, Sangat Kritis 341,00 Ha dan Potensial Kritis 9.870,00 Ha.

Tinggi tempat wilayah Kabupaten Pacitan berkisar antara  01.300 mdpl dengan daerah type iklim sebagian besar C dan sebagian kecil D (Schmidt dan Ferguson).

Pacitan memiliki potensi hutan yang spesifik seluas 77.318,50 Ha yaitu 97,35 % atau seluas 75.312,00 Ha merupakan hutan rakyat (terdiri dari Jati 18.461,00 Ha; Mahoni 12.150,00 Ha; Sengon 23.279,50 Ha; Akasia 11.579,50 Ha; Pinus 3.278,50 Ha; Sono 197,25 Ha; Bambu 1.692,00 Ha; Gmelina 2.151,00 Ha, Trembesi 284,75 Ha, Jabon 1.085,00 Ha dan Tanaman Lainnya 1.153,00 Ha, sedangkan hutan negara yang dikelola oleh Perum PERHUTANI hanya seluas 2.006,50 Ha (2,65%) terdiri dari hutan lindung seluas 278,10 Ha dan hutan produksi seluas 1.728,40 Ha.

Selanjutnya mengenai produksi kayu bulat tahun 2014 mencapai 405.335,68 m3 terdiri dari Jati 40.116,88 m3; Mahoni 9.048,71 m3; Sengon 252.873,87 m3; Akasia 55.319,74 m3; Pinus 16.590,02 m3; Sono 1.924,54 m3; Gmelina 448,88 m3; Bambu 13.677,22 m3; Trembesi 257,33 m3 dan Tan. Lainnya 15.078,49 m3.

Pendapatan petani kehutanan selama tahun 2014 mencapai Rp 383.158.352,00; sedangkan tenaga kerja yang terserap dalam kegiatan kehutanan mencapai 113.351 Orang.

Sedangkan di bidang perkebunan, Pacitan mempunyai potensi komoditi perkebunan unggulan yang masih perlu dikembangkan. Jenis tanaman perkebunan rakyat yang ada di Kabupaten Pacitan antara lain : Kelapa, Cengkeh, Kopi, Kakao, Lada, Kapas,dan Nilam.

Luas areal perkebunan rakyat di Kab. Pacitan sampai dengan akhir tahun 2014 tercatat seluas 40.640,00 Ha. Hal ini karena penanaman tanaman perkebunan lebih diarahkan pada kegiatan Pengembangan, Peremajaan, Rehabilitasi dan Intensifikasi sehingga tidak menambah luas areal tanaman perkebunan ,sedangkan Produksi Perkebunan pada tahun 2014 sebanyak 36.952.100 ton.

Pendapatan petani perkebunan pada tahun 2014 sebesar Rp. 313.257.656.500,- naik 4,22 % dibanding tahun 2013 Rp.300.571.581.350,-  hal ini karena adanya peningkatan produksi di beberapa komoditi kakao, Kopi, Kelapa. Sedangkan tenaga kerja yang terserap pada tahun 2014 mencapai 28.181 orang naik 4,46 % bila dibandingkan dengan jumlah tenaga kerja pada tahun 2013 yaitu sebesar 26.978 orang.

© 2013 - 2017 Dinas Kehutanan dan Perkebunan Pemerintah Kabupaten Pacitan