|  Visi Dinas Kesehatan Pacitan : "Terwujudnya Masyarakat Pacitan Yang Sejahtera "  |
   
 PRESTASI
CSS Menu - Vertical
JPIP Otonomi Award
 PETA LOKASI
 PROGRAM
CSS Menu - Vertical
Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan
Bidang Pemberdayaan Sumber Daya
Bidang Pelayanan Kesehatan
Bidang Kesehatan Keluarga
Sekretariat
 KEGIATAN
CSS Menu - Vertical
POSBINDU
 SUARA ANDA
[ Rendi - 30 Mei 2015 ( 01:04:35 ) ]
mohon bisa lebih di update berita berita kesehatan yang ada di pacitan...
terima kasih, kami akan berusaha lebih aktif lagi mengupdate berita kesehatan
 LINK / BLOG
CSS Menu - Vertical
Kementerian Kesehatan RI
Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur
 STATISTIK
      BERITA
PELATIHAN SURVEILANS PTM BERBASIS FKTP DAN POSBINDU
[Senin, 1 Juni 2015]

Penyakit Tidak Menular ( PTM ) telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang besar di Indonesia. Prevalensi PTM dan cedera di Indonesia berdasarkan Riskesdas 2013, hipertensi usia > 18 tahun (25,8%), rematik (24,7%), cedera semua umur (8,2%) dengan cedera akibat transportasi darat (47,7%), asma (4,5%), PPOK umur ≥ 30 tahun (3,8%), diabetes melitus (2,1%), PJK umur ≥ 15 tahun (1,5%), batu ginjal (0,6%),kanker (1,4%)

Penyakit Tidak Menular (PTM) terjadi akibat berbagai faktor resiko, seperti merokok, diet tidak sehat, kurang aktivitas fisik, dan konsumsi minuman beralkohol. Faktor resiko tersebut akan menyebabkan terjadinya perubahan fisiologis di dalam tubuh manusia, sehingga menjadi faktor resiko antara lain tekanan darah meningkat, gula darah meningkat, kolesterol darah meningkat, dan obesitas. Selanjutnya dalam waktu yang relatif lama terjadi PTM. Berdasarkan Riskesdas 2013 prevalensi obesitas pada laki-laki umur > 18 tahun (19,7%) dan pada pertemuan (32,9%), obesitas sentral (26,6%), konsumsi tembakau usia ≥ 15 tahun (36,3%), kurang sayur-buah (93,5%)

Program pengendalian PTM dan faktor resikonya dilaksanakan mulai dari pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan serta rehabilitasi. Kegiatan pencegahan dan deteksi dini dapat dilaksanakan melalui pemberdayaan masyarakat melalui Posbindu PTM, sedangkan deteksi dini, pengobatan, dan rehabilitasi di fasilitas pelayanan kesehatan, baik fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) maupun fasilitas kesehatan tingkat lanjut.
Dalam rangka pelaksanaan surveilans PTM baik berbasis Posbindu maupun FKTP diperlukan panduan teknis dan sistem surveilans informasi surveilans yang menjadi acuan pelaksanaan di lapangan. Selanjutnya, data dan informasi yang dihasilkan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya bagi pengembangan dan penguatan program pengendalian PTM.
Dari latar belakang di atas maka dilaksanakanlah pelatihan yang melibatkan tenaga kesehatan khususnya pemegang program pengendalian PTM yang berasal dari Puskesmas. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 28-29 Mei 2015 di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, Jl. Sasuitubun no. 1 Pacitan.

Kembali
© 2013 - 2017 Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Pacitan