|  Datang dan Ikutilah Pelayanan KB Medis Operasi Wanita (MOW) dan Medis Operasi Pria (MOP) pada hari Minggu 26 Maret 2017 di RSUD dr. Darsono Pacitan  |  HARGANAS merupakan Momentum Upaya Membangun Karakter Bangsa mewujudkan Indonesia Sejahtera  |  Keluarga berkualitas dan berkarakter menuju Pacitan Maju dan Sejahtera   |  MARI IKUT KB - 2 ANAK CUKUP  |
   
 PRESTASI
CSS Menu - Vertical
 PETA LOKASI
 PROGRAM
CSS Menu - Vertical
Penguatan Kelembagaan Pengarusutamaan Gender dan Anak
Peningkatan Peran Serta dan Kesetaraan Gender
Keluarga Berencana
Pelayanan Kontrasepsi
Pembinaan Peran Serta Masyarakat dalam Pelayanan KB/KR yang mandiri
Pengembangan Bahan Informasi tentang Pengasuhan dan Pembinaan Tumbuh Kembang Anak
Penyiapan Tenaga Pendamping Kelompok Bina Keluarga di Kecamatan
Pengembangan Model Operasional BKB - Posyandu - PAUD
Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
 KEGIATAN
CSS Menu - Vertical
Pelayanan MOW
Hari Keluarga Nasional ke - XXI Tahun 2014
Pendataan Keluarga Tahun 2015
BAKSOS PELAYANAN KB MKJP
Pelayanan KB Medis Operasi Wanita (MOW) dan Medis Operasi Pria (MOP) di RSUD dr Darsono Kabupaten Pacitan
 SUARA ANDA
 LINK / BLOG
CSS Menu - Vertical
Perwakilan BkkbN Prov. Jatim
 STATISTIK
      BERITA
PELATIHAN PENINGKATAN KETRAMPILAN KELOMPOK UPPKS CARA MEMBUAT TAHU NIGARIN DALAM UPAYA PENINGKATAN HASIL DAN MAKANAN SEHAT
[Kamis, 15 Desember 2016]

Bertempat di Balai Pertemuan Kelurahan Pacitan sejumlah 80 orang Ibu-ibu anggota UPPKS dari 12 Kecamatan yang diselenggarakan selama 2 hari (13-14 Desember 2016) mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Badan KBPP Kab. Pacitan. Pelatihan ini diajarkan cara membuat tahu sehat yang tidak menggunakan bahan kimia karena menggunakan bahan “Nigarin” (Sari Air Laut).

Menurut pelatihnya Bp. Pawoko dari Kabupaten Madiun tahu ini cocok sekali untuk makanan Balita karena sehat tidak menggunakan bahan kimia. Dari sisi bisnis sangat menjanjikan karena olahan pertama untuk bahan tahu, yang kedua untuk susu kedelai dan limbahnya bisa untuk makanan olahan seperti sosis, bregedel, pastel dll.

Para peserta pelatihan sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini karena ternyata membuat tahu, susu kedelai itu sangat mudah dan bisa dilakukan, Cuma ada kendala di alat produksi yakni alat gilingnya yang harganya berkisar Rp. 7.000.000,- , sehingga harapannya ada fasilitas dari pemerintah. Harapan ini ditangkap oleh Bu Kades yang kebetulan ikut pelatihan akan direncanakan dalam anggaran Dana Desa dalam bentuk peningkatan kapasitas SDM, bisa untuk pelatihan dan beli alatnya.

Dalam arahannya di acara pembukaan kegiatan ini dr. TH. Hendra Purwaka, MPPM selaku Kepala Badan KBPP Kab. Pacitan berpesan bahwa pelatihan ini sangat strategis dalam upaya untuk mengurangi pengeluaran (tidak beli) karena bisa membuat sendiri dan kalau dijual akan menambah income/pendapatan keluarga sehingga dapat meningkatkan Ekonomi Keluarga.

Kembali
© 2013 - 2017 Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Pemerintah Kabupaten Pacitan