|  SELAMAT DATANG DI WEBSITE SETWAN KAB. PACITAN  |
   
 PRESTASI
CSS Menu - Vertical
 PETA LOKASI
 PROGRAM
CSS Menu - Vertical
reses
 KEGIATAN
CSS Menu - Vertical
JADWAL PEMBAHASAN RAPERDA TENTANG LPP APBD TA. 2014
JADWAL PENYUSUNAN PROLEGDA TH.2016 DAN RENJA DPRD TH. 2016
 SUARA ANDA
 LINK / BLOG
CSS Menu - Vertical
PEMKAB. PACITAN
DPRD Kab. Pacitan
KPU KAB. PACITAN
 STATISTIK
      BERITA
JAWABAN BUPATI ATAS SIKAP FRAKSI-FRAKSI DPRD TERKAIT RAPBD
[Jumat, 25 November 2016]

Dalam rapat paripurna istimewa yang di gelar DPRD Kabupaten Pacitan dalam rangka jawaban bupati terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas Raperda APBD tahun anggaran 2017, Rabu (26/10/2016), Bupati Indartato menyampaikan bahwasanya saran, masukan, himbauan, pertanyaan maupun tanggapan, sebagai bentuk dukungan dan komitmen kuat dari DPRD dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Pacitan.

Beberapa hal yang menjadi sikap fraksi-fraksi di DPRD Kabupaten Pacitan, Bupati Pacitan menjelaskan pemerintah daerah berkomitmen terhadap dorongan agar hasta tama secara konsisten dialokasikan anggaran setiap tahunnya untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

Terhadap penurunan lain-lain pendapatan yang sah, bupati menjelaskan akibat adanya pergeseran anggaran untuk tunjangan profesi guru. Karena pada APBD 2016 dianggarkan pada lain-lain pendapatan yang sah sementara pada tahun anggaran 2017 dimasukkan pada dana perimbangan. “Itu sudah sesuai dengan peraturan presiden nomor 66 tahun 2016,” kata Bupati Indartato.

Bupati juga akan memperhatikan usulan untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur menuju obyek pariwisata. Tentu saja nantinya akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Selain itu, program penuntasan satu ruas atau satu link untuk jalan kabupaten juga akan menjadi prioritasnya. Untuk peningkatan infrastruktur yang menjadi kewenangan propinsi dan pusat, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dengan pemerintah diatasnya. “Selain infrastruktur di kawasan wisata, penataan terutama PKL akan disesuaikan dengan rencana tata bangunan dan lingkungan yang sudah disahkan,” jelasnya.

Sementara, dalam rangka menentukan target pendapatan daerah, dasar hukumnya sudah jelas yakni permendagri nomor 31 tahun 2016. Jadi, dalam perencanaannya sudah disesuaikan dengan potensi yang ada dengan mempertimbangkan tren penerimaan tiga tahun terakhir dan realisasi tahun anggaran berjalan. Terhadap proyeksi pendapatan dari dana perimbangan yang mengalami penurunan, diakibatkan pada tahun alalu Kabupaten Pacitan mendapatkan alokasi DAK infrastruktur pembangunan daerah dan DAK tambahan yang sifatnya isidental.terhadap akselerasi rencana peningkatan proyeksi pendapatan daerah, upaya yang dilakukan antara lain perbaikan zona nilai tanah dan perbaikan sistem penarikan retribusi.

Masalah kemiskinan dan jumlah penduduk yang menjadi sikap beberapa fraksi, bupati menjelaskan masih tingginya angka kemiskinan memang menjadi salah satu masalah di Kabupaten Pacitan. Namun, dengan adanya program Grindulu Mapan, pemerintah daerah akan terus berupaya menguranginya dengan strategi menurunkan beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan rumah tangga miskin. Terhadap jumlah penduduk di Kabupaten Pacitan, saat ini berjumlah 577.725 jiwa. Dapat dijelaskan bahwa data tersebut valid yang berasal dari kemendagri yang dikeluarkan pada semester satu tahun 2016. “Terkait masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP elektronik, kita sudah berupaya untuk jemput bola melakukan perekaman ke desa-desa,” tandas bupati.

Dibidang pertanian, guna meningkatkan PDRB sektor pertanian, maka pemerintah daerah memprioritaskan sector agraris dengan fokus meningkatkan pemberdayaan kelompok petani, peternak dan nelayan serta optimalisasi program agropolitan. Termasuk juga memprioritaskan peningkatan usaha mikro dan industri kecil menengah.

Kembali
© 2013 - 2017 Sekretariat Dewan Pemerintah Kabupaten Pacitan