Pilih SKPD : Tahun :    

      ARSIP BERITA (jumlah arsip : 35)
WORKSHOP SPIP 2017
By:Inspektorat
[Selasa, 7 November 2017]

Dasar Hukum :
Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP);
Peraturan Kepala BPKP Nomor : PER-688/K/D4/2012 tahun 2012 tentang Pedoman Penilaian Risiko di Lingkungan instansi   Pemerintah; dan
Peraturan Bupati Pacitan Nomor 38 Tahun 2013 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern   Pemerintah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan

SISTEM PENGENDALIAN INTERN (SPI) adalah proses yang integral pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai untuk memberikan keyakinan memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara dan ketaatan terhadap peraturan perundang undangan.

Bertempat di Ruang Pertemuan Inspektorat Kabupaten Pacitan dan diikuti oleh seluruh SKPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Pacitan dengan narasumber dari BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Timur

Untuk Materi dapat di download disini

REVIU RENCANA KERJA DAN ANGGARAN (RKA) 2017
By:Inspektorat
[Rabu, 1 November 2017]

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2015 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2016 dan Surat Edaran Kementrian Dalam negeri tanggal 13 Januari 2016 Nomor : 700/025/A.4/IJ perihal Pedoman Pelaksanaan Reviu Dokumen Rencana Pembangunan dan Anggaran Tahunan Daerah, dinyatakan bahwa salah satu kegiatan pengawasan oleh Inspektorat di lingkungan Pemerintah Daerah adalah melakukan Reviu Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) termasuk RKA Perubahan.

Diikuti oleh seluruh SKPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Pacitan dan dilaksanakan di Inspektorat Kabupaten Pacitan 

MOU ANTARA DINAS PERIKANAN PACITAN DENGAN UNIVERSITAS AIRLANGGA FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN
By:Dinas Perikanan
[Rabu, 4 Oktober 2017]

MOU/ Perjanjian Kerja Sama Antara Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan dengan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga Surabaya dengan Nomor: 800/585/408.31/2017 dan 1086/UN3.1.12/KP/2017 telah di tandatangani oleh kedua belah pihak yang berisi tentang Pendidikan, Penelitian, Pengkajian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penerapan Teknologi di Bidang Perikanan Budidaya. Diharapakan dengan Perjanjian ini dapat meningkatkan produksi perikanan budidaya yang berkelanjutan melalui pendidikan, penelitian, pengkajian dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pengembangan sumber daya manusia dan penerapan teknologi di bidang perikanan budidaya.
Adapun Ruang lingkup Perjanjian Kerja sama ini meliputi :
1) Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di Bidang Perikanan Budidaya
2) Kajian dan telaah strategis kebijakan - kebijakan dalam pembangunan dan pengembangan perikanan budidaya sesuai dengan kebutuhan Dinas Perikanan kabupaten Pacitan
3) Penyelenggaraan seminar, lokakarya, semiloka, pentaloka, sosialisasi dan diseminasi mengenai isu - isu aktual yang relevan dengan upaya pembangunan dan pengembangan perikanan budidaya.
4) Penyelenggaraan pilot proyek dalam pengembangan metode kerja dan teknologi perikanan budidaya


PEMBINAAN KUNJUNGAN SISWA SISWI SMPN I PACITAN
By:Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
[Selasa, 19 September 2017]

Dalam rangka merealisasikan program pembelajaran sesuai dengan kurikulum K-13 salah satu Kompetensi Dasar (KD) pada mata pelajaran IPA. Untuk itu diperlukan kegiatan pembinaan KIE terkait Program Pembangunan Keluarga dan Perkembangan Kependudukan di Kab. Pacitan oleh Dinas PPKB dan PPPA Kab. Pacitan. Pada hari selasa, 19 September 2017, bertempat di Ruang Pertemuan Dinas PPKB dan PPPA Kab. Pacitan, dengan peserta sejumlah 32 Siswa SMPN I Pacitan beserta 1 pendamping mengadakan kunjungan.

Materi pada pertemuan ini di titik beratkan pada :

1.       Perkembangan Kependudukan

2.       Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP)

PUP sendiri adalah upaya untuk meningkatkan usia pada perkawinan pertama, sehingga mencapai usia minimal pada saat perkawinan yaitu 20 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi pria. PUP bukan sekedar menunda sampai usia tertentu tetapi mengusahakan agar kehamilan pertamapun terjadi pada usia yang cukup dewasa.

Tujuan PUP yaitu memberikan pengertian dan kesadaran kepada remaja agar daidalam merencanakan keluarga, mereka dapat mempertimbangkan berbagai aspek berkaitan dengan kehidupan berkeluarga, kesiapan fisik, mental, emosional, penmdidikan, social, ekonomi serta menentukan jumlah dan jarak kelahiran.

Kenapa perlu Masa Menunda Perkawinan dan Kehamilan? Kemungkinan timbul resiko medik: keguguran, preeklamsia (tekanan darah tinggi, cedema, proteinuria), eklamsia (keracunan kehamilan), timbulnya kesulitan persalinan, bayi lahir sebelum waktunya, berat bayi lahir rendah (BBLR), Fistula Vesikovaginal (merembesnya air seni ke vagina), Fistula Retrovaginal (keluarnya gas dan feses/tinja ke vagina), kanker leher Rahim.

3.       Program Keluarga Berencana

4.       Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

-          Penjelasan tentang pemenuhan hak-hak anak khususnya hak mendapat perlindungan

-          Trend kekerasan terhadap anak khususnya di Kabupaten Pacitan dapat dicegah/diminimalisir

-          Predikat Kab. Pacitan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) dapat dipertahankan/ditingkatkan sesuai tingkatan kategori dari Pratama menjadi Madya

KEGIATAN OPERASI SATLAK P4GN, MOBILE CLINIC DAN PERIKSAAN KESEHATAN DI TERMINAL BUS PACITAN
By:Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
[Kamis, 22 Juni 2017]

Dalam rangka meningkatkan keselamatan dan kenyamanan layanan mudik lebaran tahun 2017 perlu di antisipasi  adanya Penyalahgunaan Narkotika, Penderita HIV  dan deteksi kesehatan bagi para sopir bus AKAP yang masuk terminal Kabupaten Pacitan.
Sehubungan hal tersebut diatas  maka Tim Satuan Pelaksana Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Obat / Bahan Berbahaya ( SATLAK P4GN ) Kabupaten Pacitan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan akan melaksanakan kegiatan operasi narkoba, Tes HIV dan pemeriksaan kesehatan bagi para sopir bus AKAP dengan ketentuan sbb :

A.        Dasar Hukum

1.  Surat Keputusan Bupati Pacitan Nomor : 188.45/524/KPTS/408.12/2017 tentang Pembentukan Satuan Pelaksana Pencegahan Dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Obat/ Bahan Berbahaya Kabupaten Pacitan.

2. Rencana Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Obat / Bahan Berbahaya ( P4GN ) Tahun 2017

 

B.        Waktu dan Tempat :

1.        Hari               : Kamis

2.        Tanggal         : 22 Juni  2017

3.        Waktu            : Pukul 07.00 - selesai

4.        Tempat          : Terminal Bus  Pacitan

 

C.      Tujuan Kegiatan :

1.  Untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan sopir dan penumpang Bus AKAP karena pengaruh narkoba

2.   Untuk mencegah peredaran gelap Narkoba di Kabupaten Pacitan

3.        Untuk  menjaga kesehatan para sopir khususnya  Bus AKAP

4.        Untuk mendeteksi penderita HIV AIDS

 

D.     Sasaran

1.      Sopir Bus antar kota antar provinsi

2.      Crew bus

3.      Penumpang secara selektif

 

E.      Anggota Tim Pelaksana Kegiatan

1.      Bakesbangpol              : 5 personil 

2.      Polres Pacitan              : 4 anggota

3.      Dinas Kesehatan         

-          Dokter                    :  1 Orang

-          Perawat                 :  3 Orang

-          Petugas Lab           :  2 Orang

-          Ahli Gizi                 :  1 Orang

-          Farmasi / Obat      :  2 Orang

-          Programer                         :  2 Orang

 

F.       Bentuk Kegiatan

1.      Tes Urine bagi para sopir khususnya AKAP

2.      Tes HIV / AIDS

3.      Pemeriksaan Kesehatan berupa

-          Cek Tensi

-          Cek Berat Badan

-          Cek Lingkar Perut

-          Tes Laborat ( Gula, kolesterol dan asam urat )

Catatan : Pada dasarnya layanan kesehatan ini gratis, namun jika dalam pemeriksaan di temukan masalah, layanan kesehatan untuk pengobatan akan dilakukan tarif sesuai Peraturan Daerah.
KEGIATAN SAFARI RAMADAN BADAN KESBANGPOL BERSAMA FORUM KERUKUNAN UMAT BERAGAMA ( FKUB ) KAB . PACITAN
By:Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
[Rabu, 21 Juni 2017]

Dalam rangka meningkatkan Kerukunan Umat beragama dan Ukhuwah Islamiyah di wilayah Kabupaten Pacitan Badan Kesatuan Bangsa dan Politi bersama dengan  Forum Kerukunan Umat Beragama  ( FKUB ) Kab.Pacitan  melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan tahun 2017   di  Kecamatan Tegalombo dan Punung.

KEGIATAN PEMANTAPAN WAWASAN KEBANGSAAN DI SMK N 1 DONOROJO
By:Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
[Rabu, 7 Juni 2017]

KEGIATAN PEMANTAPAN WAWASAN KEBANGSAAN DI SMK N 1 DONOROJO

Dasar Pelaksanaan

Peraturan Bupati Pacitan Nomor : 13 Tahun 2016 tentang Pedoman Pemantapan Wawasan Kebangsaan Bagi Siswa Sekolah lanjutan Tingkat Pertama dan Sekolah lanjutan tingkat Atas di Kabupaten Pacitan

Pelaksanaan

Hari     : Selasa

Tanggal  : 06 Juni 2017

LOkasi   : SMK N 1 Donorojo

Peserta  : 500 Orang Siswa dan Siswi SMK N 1 Donorojo

Narasumber

  • Suharyanto, SH.,MM ( Kepala Bakesbangpol )
  • Imam Sujito, S.Sos ( kepala Bidang Integrasi bangsa )


Hasil yang diharapkan

  • Meningkatkan pemahaman penghayatan dan implementasi nilai-nilai Wawasan Kebangsaan bagi Siswa SMK N 1 Donorojo
  • Nilai-nilai kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Bhinekan Tunggal Ika dan NKRI dapat di implementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.



By:
[Jumat, 26 Mei 2017]

hacked

PENCANANGAN KAMPUNG KB TINGKATKAN KUALITAS HIDUP
By:Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
[Selasa, 23 Mei 2017]

Salam KB “ 2 Anak Cukup Bahagia Sejahtera”

Salam Petugas KB “ Sehat Semangat Luar Biasa”

Salam UPPKS “ Ekonomi Kuat Keluarga Sejahtera kemiskinan Tuntas Tas tas..”

Kampong KB “ Sukses Warga Sejahtera”

Suasana riuh ramai meneriakkan Yel-Yel KB tersebut. Bertempat di Lapangan Tembak TNI AU di Dusun Gesingan, Desa dadapan, Kecamatan Pringkuku resmi dicanangkan Kampung KB 12 Kecamatan di Kabupaten Pacitan kemarin (23/05). Kampung KB merupakan sarana menuju masyarakat yang lebih sejahtera, “ujar Bupati Indartato. Bupati Indartato berharap dengan adanya Program Kampung KB dapat menekan laju pertumbuhan penduduk dan juga dapat meningkatkan pendapatan per kapita sehingga masyarakat dapat semakin sejahtera.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, dr. TH. Hendra Purwaka, MPPM, menegaskan bahwa pembentukan Kampung KB bertujuan melakukan berbagai langkah penguatan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang benar-benar memiliki daya ungkit terhadap upaya pencapaian target / sasaran, serta penguatan kegiatan-kegiatan prioritas secara komprehensif dan berkelanjutan diseluruh tingkatan wilayah.

Kampung KB merupakan miniatur pelaksanaan program KB secara terpadu dan komprehensif, baik ditingkat Lini Lapangan yang berada ditingkat  Dusun, Desa, dan Kecamatan dengan Program Pembangunan lainnya seperti pendidikan, kesehatan serta ekonomi dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Kushindarwito, mengatakan bahwa Kampung KB merupakan wujud implementasi Nawacita Presiden Joko Widodo pada agenda prioritas no. 5 yaitu Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia melalui Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana serta melaksanakan strategi pembangunan nasional 2015-2019.

Kampung Keluarga Berencana didesain sebagai  upaya pemberdayaan masyarakat terhadap pengelolaan program KB. Kegiatannya pun berdasar prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat dengan tujuan meningkatkan partisipasi masyarakat, peran pemerintah, lembaga non pemerintah serta swasta dalam melaksanakan program kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga.

WORKSHOP KESEHATAN REPRODUKSI BAGI PENGELOLA KB
By:Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
[Jumat, 19 Mei 2017]

Hari Kamis, 18 Mei 2017 Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kab. Pacitan menyelenggarakan kegiatan Workshop Kesehatan Reproduksi Bagi Pengelola KB. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat Dinas PPKB dan PPPA dengan peserta 40 Bidan, dengan narasumber Ibu Nurhastuti dari Dinas Kesehatan dan dr. TH. Hendra Purwaka, MPPM selaku Kepala Dinas PPKB dan PPPA. Tujuan dari Workshop ini adalah memberikan bekal pengetahuan kepada para Bidan masalah kesehatan reproduksi dan juga masalah pelayanan KB.

By:
[Sabtu, 13 Mei 2017]

adwdawd

HACKED BY ARROWNONYMOUS
By:
[Kamis, 11 Mei 2017]

My friend said i just can play a game :( , but they dont know if "I LAUGH ON IT" Arrownonymous

Arrownonymous was here
[Greetz OWL SQUAD]->>> || Arrownonymous -|- AKUSIHCUEK404 -|- Berandal -|- k4luga -|- Artefvcker -|- blck0Wl? -|- XyouN4me -|- KxK_PrajurID -|- 0wLCulun -|- Rizky21ID -|- Clutzsec -|- ShoursCout -|- Yonkou4 -|- Z3U54774CK -|- ZEUS -|- ./ARMVXO -|- GoC_X -|- We are OWL SQUAD || <<<-
SOSIALISASI PEMBENTUKAN KAMPUNG KB 12 KECAMATAN SE KABUPATEN PACITAN
By:Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
[Rabu, 10 Mei 2017]

Hari ini Rabu, 10 Mei 2017, bertempat di Ruang Krida Pembangunan (RKP), Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kabupaten Pacitan melaksanakan “Sosialisasi Pembentukan Kampung KB 12 Kecamatan di Kabupaten Pacitan Tahun 2017. Kegaiatan dihadiri oleh Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra, Camat 12 Kecamatan se-Kabupaten Pacitan dan OPD yang terkait.

Masing-masing Kecamatan membentuk 1 Kampung KB yang bertujuan melakukan berbagai langkah penguatan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang benar-benar memiliki daya ungkit terhadap upaya pencapaian target / sasaran, serta penguatan kegiatan-kegiatan prioritas secara komprehensif dan berkelanjutan diseluruh tingkatan wilayah.

Kampung KB merupakan miniatur pelaksanaan program KB secara terpadu dan komprehensif, baik ditingkat Lini Lapangan yang berada ditingkat  Dusun, Desa, dan Kecamatan dengan Program Pembangunan lainnya seperti pendidikan, kesehatan serta ekonomi dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga.

Kampung Keluarga Berencana didesain sebagai  upaya pemberdayaan masyarakat terhadap pengelolaan program KB. Kegiatannya pun berdasar prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat dengan tujuan meningkatkan partisipasi masyarakat, peran pemerintah, lembaga non pemerintah serta swasta dalam melaksanakan program kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga.

SOSIALISASI PELAYANAN KONSELING KB
By:Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
[Rabu, 10 Mei 2017]

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kab. Pacitan hari Selasa, 09 Mei 2017 mengadakan kegiatan Sosialisasi Pelayanan Konseling KB. Kegiatan dilaksanakan di TTP Pertanian Kecamatan Pringkuku, dengan peserta yang hadir adalah Forkopimca, PKB Kec. Pringkuku, PPKBD se Kecamatan Pringkuku (Total Peserta 65 Orang). 

Acara dibuka oleh Kepala Dinas PPKB dan PPPA Kab. Pacitan, dr. Hendra Purwaka, MPPM. Kegiatan Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Kader KB dalam pengelolaan program KB untuk membantu memberikan konseling kepada masyarakat tentang KB dan penyegaran Kader KB dalam memberikan penyuluhan/motivasi kepada masyarakat dan calon peserta KB agar leluasa dalam menentukan pilihan kontrasepsi untuk ber KB agar bisa menjadi peserta KB yang mantap dan lestari.
PENYERAHAN LKPD KABUPATEN PACITAN TAHUN 2016
By:Inspektorat
[Kamis, 6 April 2017]

Bertempat di Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Timur

PEMBINAAN KADER IMP PPKBD DAN SUB PPKBD DI KECAMATAN TEGALOMBO
By:Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
[Kamis, 30 Maret 2017]

Untuk meningkatkan peran serta dan pengetahuan kader IMP PPKBD dan Sub PPKBD,  Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kab.  Pacitan mengadakan pembinaan PPKBD dan Sub PPKBD pada hari Rabu,  29 Maret 2017. Kegiatan dihadiri oleh Forkopimca,  Kepala Desa, perwakilan dari Kemenag, Kader PPKBD dan Sub PPKBD se Kec. Tegalombo. Materi yang dibahas pada pertemuan kali ini adalah mengenai evaluasi Program KKBPK tahun 2016 dan rencana kerja Tahun 2017, sosialisai PUP (pendewasaan usia perkawinan), Ketahanan Keluarga (BKB, BKR, BKL dan UPPKS),  sosialisasi kampung KB,  tindak lanjut F/I/PK/15 dengan updating data dan yang terakhir penerimaan jasa tehnis operasional PPKBD dAn Sub PPKBD

RAKOR LINTAS SEKTOR DAN PEMBINAAN PPKBD DAN SUB PPKBD KEC. NAWANGAN
By:Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
[Senin, 27 Maret 2017]

Hari ini Senin, 27 Maret 2017, bertempat di Balai Desa Nawangan Kecamatan Nawangan, dilaksanakan Rapat Koordinasi Lintas Sektor dan Pembinaan Kader PPKBD dan Sub PPKBD. Acara dihadiri oleh Camat Nawangan, Kepala Desa se Kecamatan Nawangan, UPT Lintas Sektor, Forkopimca, kader IMP PPKBD dan Sub PPKBD Se Kecamatan Nawangan. Pembahasan pada pertemuan kali ini adalah mengenai: 

1. Evaluasi hasil kegiatan Program Tahun 2016 dan Rencana Kerja Tahun 2017 
2. Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) 
3. Upaya penurunan Unmetneed 
4. 4 resiko melahirkan 
5. Sosialisasi Kampung KB 
6. Ketahanan Keluarga (BKB, BKR, BKL dan UPPKS) 
7. Penerimaan jasa tehnis operasional PPKBD dan Sub PPKBD
KEGIATAN BAKSOS PELAYANAN KB MOW DAN MOP SUKSES DAN LANCAR TERCAPAI 132 KB MOW DAN 10 KB MOP
By:Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
[Senin, 27 Maret 2017]

Dalam rangka Baksos Pelayanan KB MOW Tahun 2017 Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kabupaten Pacitan menyelenggarakan pelayanan KB MOW (Media Operasi Wanita) kerjasama dengan RSUD dr. Darsono dengan Tim Pelayanan KB MOW Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur (dr. Yudi Andriansyah, Spog, M.Kes) dan Kodim 0801 Pacitan, hari Minggu, 26 Maret 2017 di RSUD dr. Darsono Pacitan.

Bapak Bupati Pacitan dan Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pacitan berkenan hadir mengunjungi dan menyaksikan pelayanan KB MOW sebagai dukungan moral bagi masyarakat yang telah ikut menyukseskan Program Keluarga Berencana khususnya KB MOW di Kabupaten Pacitan. Total keseluruhan pelayanan KB MOW ada 132 akseptor dengan rincian: Kec. Donorojo (7 Aks), Kec. Pringkuku (4 Aks), Kec. Punung (7Aks), Kec. Pacitan (21 Aks), Kec. Kebonagung (23 Aks), Kec. Arjosari (3 Aks), Kec. Nawangan (12 Aks), Kec. Bandar (6 Aks), Kec. Tegalombo (5 Aks), Kec. Tulakan (9 Aks), Kec. Ngadirojo (21 Aks), Kec. Sudimoro (14 Aks).

Selain pelayanan KB MOW pada hari itu juga dilaksanakan KB MOP (Medis Operasi Pria) yang dilaksanakan di Dinas PPKB dan PPPA Kab. Pacitan oleh Tim BKKBN Prov. Jawa Timur (dr. Sofyan Rizalanda dan dr. Zekson Alpian). Total keseluruhan pelayanan KB MOP ada 10 akseptor dengan rincian: Kec. Donorojo (3 Aks), Kec. Tulakan (4 Aks), Kec. Pacitan (1 Aks), Kec. Sudimoro (1 Aks) dan Kec. Nawangan (1 Aks).

Para peserta harus memenuhi beberapa persyaratan sebelum mendapatkan pelayanan KB MOW dan MOP. Secara umum setiap calon peserta harus secara sukarela tanpa paksaan, memiliki minimal 2 anak dan anak terakhirnya sudah berumur diatas 5 tahun (balita), dan yang ketiga harus sehat (diperiksa dahulu oleh Tim Kesehatan).

Pelayanan KB MOP dan MOW tidak diperuntukkan bagi penderita tekanan darah tinggi, penderita diabetes, penderita penyakit jantung, penderita penyakit paru-paru, penderita hernia, penderita anemia berat dan yang belum memberikan persetujuan secara tertulis (inform consent).

Kontrasepsi mantap (kontap) MOP dan MOW ini memiliki beberapa keuntungan dan kerugian. Secara umum keuntungannya adalah lebih aman karena keluhan lebih sedikit dibandingkan alat kontrasepsi lainnya, lebih praktis karena memerlukan satu kali tindakan saja, lebih efektif karena tingkat kegagalannya sangat kecil serta lebih ekonomis karena memerlukan biaya untuk sekali tindakan saja. Sedangkan kerugiannya hanya bersifat jangka pendek saja yaitu rasa sakit dan tidak nyaman pasca operasi. Tidak ada efek samping jangka panjang setelah dioperasi dan juga tidak akan mengganggu hubungan seksual suami istri.

PEMBINAAN KADER IMP (PPKBD DAN SUB PPKBD) DAN RAKORCAM DI KECAMATAN BANDAR
By:Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
[Jumat, 24 Maret 2017]

Kamis, 23 Maret 2017 Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kab. Pacitan melaksanakan Rakorcam tentang Program KKB PK Tahun 2017 dan Pembinaan PPKBD dan Sub PPKBD di Balai Desa Bandar Kecamatan Bandar. Acara dihadiri oleh Camat Kecamatan Bandar, Forkopimca, Kepala Desa,  dan Kader IMP (PPKBD dan Sub PPKBD).

Materi yang dibahas pada acara ini adalah hasil capaian kegiatan KKB PK Tahun 2016 dan merencanakan Kegiatan Program KKB PK Tahun 2017, evaluasi Taman Posyandu, Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), Sosialisasi Kehamilan Tidak Diinginkan dan 4 resiko dalam kehamilan, Pengendalian Penduduk secara kuantitas, Ketahanan Keluarga (BKB, BKR, BKL), sosialisasi Kampung KB dan Pelayanan KB MKJP (MOW dan MOP) yang akan dilaksanakan hari Minggu, tanggal 26 Maret 2017  .

Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta mengetahui cakupan hasil program KKB PK Tahun 2016 meliputi Kependudukan, Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, dan juga Pembangunan Keluarga melalui Kegiatan Tribina (BKB, BKR, BKL dan UPPKS); penetapan Rencana Kegiatan Tahun 2017; dan diterimanya operasional PPKBD dan Sub PPKBD Tri Bulan I.

PEMBINAAN KADER IMP (PPKBD DAN SUB PPKBD) DAN RAKORCAM DI KECAMATAN PUNUNG
By:Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
[Rabu, 22 Maret 2017]

Sebagai kader penggerak di semua kegiatan pembangunan, PPKBD dan Sub PPKBD harus mengetahui pengetahuan dalam segala kegiatan dan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Hari ini Rabu (21 Maret 2017) dilaksanakan Pembinaan PPKBD dan Sub PPKBD di Balai Desa Punung Kecamatan Punung. Kegiatan dihadiri oleh Camat Punung, Kepala Desa se Kecamatan Punung, Danramil, Kapolsek Punung dan Kader PPKBD dan Sub PPKBD se Kecamatan Punung.

Materi yang dibahas dalam kegiatan ini adalah mengenai Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), Kehamilan yang Tidak Diinginkan (KTD), Genre dan Kesehatan Reproduksi, PIK-R, Ketahanan Keluarga (BKB, BKR, BKL) dan juga Sosialisasi Kampung KB.

 Penduduk sebagai modal dasar pembangunan. Hal ini merupakan titik sentral pembangunan berkelanjutan. Keberhasilan dalam mengendalikan pertumbuhan dan meningkatkan kualitas penduduk akan memperbaiki segala lini pembangunan dan mempercepat terwujudnya masyarakat sejahtera.

Investasi dalam bidang KB  penting dan merupakan faktor yang dominan dalam menangani masalah kependudukan akibat laju pertumbuhan penduduk. Sehingga kampung KB merupakan salah satu inovasi strategis dalam program kependudukan.

Program KB dan pembangunan keluarga secara utuh dan terintegrasi harus dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat di tingkat bawah untuk mewujudkan keluarga berkualitas. Dengan adanya Kampung KB, diharapkan manfaat dan program KB dapat dirasakan langsung masyarakat.
PELAYANAN KB DALAM RANGKA LOMBA DESA DI DESA KLEPU KECAMATAN DONOROJO
By:Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
[Rabu, 22 Maret 2017]

Selasa (21/03).Dalam rangka Lomba Desa, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kabupaten Pacitan  memberikan pelayanan KB gratis kepada masyarakat setempat. Adapun kegiatan dilaksanakan di halaman Pustu Desa Klepu Kecamatan Donorojo dengan menggunakan Mobil Unit Pelayanan (Muyan) KB.

Tujuan dari kegiatan ini adalah agar Program KB berhasil dan kita dapat menekan laju pertumbuhan penduduk dan juga untuk mencegah dalam satu keluarga memiliki banyak anak sehingga dapat meningkatkan kesejahteraannya. Program pelayanan KB gratis tersebut dapat berjalan sesuai rencana berkat kerjasama yang bersinergi antara Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan anak bersama dengan Dinas Kesehatan.

Masyarakat cukup antusias hadir guna menerima pelayanan KB tersebut terbukti dengan 30 Akseptor KB Implan yang bisa terlayani. 

PEMBINAAN PPKBD DAN SUB PPKBD DILANJUTKAN DENGAN RAKORCAM DI KECAMATAN PRINGKUKU
By:Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
[Selasa, 21 Maret 2017]

Peran serta masyarakat dalam pengelolaan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) diberikan kesempatan yang lebih luas melalui Lembaga Swadaya dan Organisasi Masyarakat sebagai pengelola dan pelaksana program. Sebagai upaya untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan program KKBPK, telah dilakukan upaya berupa mereposisi peran petugas lapangan. Perubahan tersebut pada intinya menyangkut pergeseran peran PKB yang selama ini bertindak sebagai manager dan pelaksana program ke arah peran yang lebih menonjolkan sebagai pemimpin dan pengarah program di lapangan. Dengan adanya pergeseran tugas tersebut berarti lebih memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan pengelolaan program KKBPK melalui Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP). Untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan program KKBPK, telah dilakukan berbagai upaya penumbuhan, pembinaan dan pengembangan IMP. Hal itu dilakukan sebagai wadah peran serta masyarakat sekaligus sebagai mitra petugas lapangan melalui pembentukan kelompok IMP di tingkat Desa dan, tingkat Dusun.

Hari ini Selasa, 21 Maret 2017, bertempat di Balai Desa Dadapan Kecamatan Pringkuku, dilaksanakan Pembinaan Kader PPKBD dan Sub PPKBD. Acara dihadiri oleh Forkopimca, Kepala Desa, kader PPKBD dan Sub PPKBD Se Kecamatan Pringkuku. Materi yang dibahas pada pertemuan ini adalah:

  1. Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) dan pengaturan kelahiran
  2. Upaya penurunan Unmetneed
  3. Sosialisasi Kampung KB
  4. Ketahanan Keluarga (BKB, BKR, BKL dan UPPKS)
  5. Informasi kegiatan pelayanan Kontrasepsi Mantap (Kontap) untuk MOW dan MOP yang akan diselenggarakan hari minggu, 26 Maret 2017 di RSUD dr. Darsono Pacitan
  6. Penerimaan jasa tehnis operasional PPKBD dan Sub PPKBD
PEMBINAAN KADER PPKBD DAN SUB PPKBD KECAMATAN NGADIROJO SEBAGAI AJANG SILATURAHIM DAN TUKAR PENGETAHUAN
By:Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
[Senin, 20 Maret 2017]

Hari ini Senin, 20 Maret 2017, bertempat di Kecamatan lama Kecamatan Ngadirojo, dilaksanakan Pembinaan Kader PPKBD dan Sub PPKBD. Acara dihadiri oleh kader PPKBD dan Sub PPKBD Se Kecamatan Ngadirojo. Materi yang dibahas pada pertemuan ini adalah:

  1. Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP)
  2. Upaya penurunan Unmetneed
  3. Sosialisasi Kampung KB
  4. Ketahanan Keluarga (BKB, BKR, BKL dan UPPKS)
  5. Penerimaan jasa tehnis operasional PPKBD dan Sub PPKBD
PENYULUHAN PENINGKATAN AKSEPTOR PENGGUNA METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) DI KECAMATAN KEBONAGUNG
By:Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
[Senin, 20 Maret 2017]

Hari ini, Senin, 20 Maret 2017, bertempat di Balai Pendopo Kecamatan Kebonagung, UPT Pelayanan Pengembangan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kecamatan Kebonagung mengadakan penyuluhan tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dengan narasumber dari Bidan Puskesmas Keboangung Dwi Hartati, Amd Keb. dan Kepala UPT Kecamatan Kebonagung Kartika Indah Susana, SE. MM yang diikuti 50 Pasangan Usia Subur dari 3 Desa yaitu Desa Purwoasri, Desa Kebonagung, dan Desa Karanganyar.

 

Untuk mempercepat pengendalian fertilitas melalui penggunaan kontrasepsi Program Keluarga Berencana lebih diarahkan pada pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) karena metode ini dikenal efektif dan efisien untuk mengatur kelahiran, jarak kehamilan serta mencegah kehamilan yang tidak diinginkan bagi Pasangan Usia Subur, termasuk menjaga kesehatan reproduksi perempuan. Kontrasepsi juga merupakan kebutuhan utama keluarga dalam membentuk keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera, untuk memantapkan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga yang pada akhirnya dapat menekan laju pertumbuhan penduduk. 

PEMBINAAN KADER PPKBD DAN SUB PPKBD SEBAGAI GARDA TERDEPAN DALAM PEMBANGUNAN KELUARGA DI KECAMATAN KEBONAGUNG
By:Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
[Senin, 20 Maret 2017]

Hari Jumát (17/03) bertempat di Balai Desa Kebonagung dilaksanakan pertemuan rutin pembinaan PPKBD dan Sub PPKBD se-Kecamatan Kebonagung. Kegiatan dihadiri oleh Camat Kebonagung, Kepala Desa se-Kecamatan Kebonagung, Ketua TP.PKK Desa se Kecamatan Kebonagung, Kader PPKBD dan Sub PPKBD se Kecamatan Kebonagung. Dalam kegiatan ini juga dilakukan penerimaan insentif PPKBD dan Sub PPKBD Tribulan ke I. Karena pentingnya peran PPKBD dan Sub PPKBD, maka tidak heran Pemerintah Kabupaten Pacitan mengalokasikan insentif untuk kader yang cukup besar bila dibandingkan dengan APBD yang ada.

Kader PPKBD dan Sub PPKBD sebagai penggerak pembangunan keluarga dapat berperan disemua lini sector yang ada. Arahan dari Camat Kebonagung bahwa kader PPKBD dan Sub PPKBD harus selalu di Garda paling depan dalam pembangunan keluarga. Sebagai kader harus Kreatif, Aktif, Dedikatif, Edukatif dan Responsif.

PEMBINAAN KADER PPKBD DAN SUB PPKBD KECAMATAN TULAKAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN MENGENAI PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN (PUP)
By:Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
[Senin, 20 Maret 2017]

Tulakan, 16 Maret 2017, Pembinaan Institusi Masyarakat Kader PPKBD dan Sub PPKBD bertempat di Balai Desa Bungur, yang diikuti terdiri dari para kader PPKBD dan Sub PPKBD, Ketua TP. PKK Desa Se Kecamatan Tulakan dan Camat Tulakan dan Kepala Desa lingkup Kecamatan Tulakan.

Pembinaan ini di titik beratkan pada :

1.       Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP)

PUP sendiri adalah upaya untuk meningkatkan usia pada perkawinan pertama, sehingga mencapai usia minimal pada saat perkawinan yaitu 20 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi pria. PUP bukan sekedar menunda sampai usia tertentu tetapi mengusahakan agar kehamilan pertamapun terjadi pada usia yang cukup dewasa.

Tujuan PUP yaitu memberikan pengertian dan kesadaran kepada remaja agar daidalam merencanakan keluarga, mereka dapat mempertimbangkan berbagai aspek berkaitan dengan kehidupan berkeluarga, kesiapan fisik, mental, emosional, penmdidikan, social, ekonomi serta menentukan jumlah dan jarak kelahiran.

Kenapa perlu Masa Menunda Perkawinan dan Kehamilan? Kemungkinan timbul resiko medik: keguguran, preeklamsia (tekanan darah tinggi, cedema, proteinuria), eklamsia (keracunan kehamilan), timbulnya kesulitan persalinan, bayi lahir sebelum waktunya, berat bayi lahir rendah (BBLR), Fistula Vesikovaginal (merembesnya air seni ke vagina), Fistula Retrovaginal (keluarnya gas dan feses/tinja ke vagina), kanker leher Rahim.

2.   Ada masukan melalui kegiatan rapat koordinasi diharapkan ada regulasi Perdes tentang Usia perkawinan.

PENINGKATAN PERAN KADER PPKBD DAN SUB PPKBD DALAM PENGGERAKAN PEMBANGUNAN KELUARGA
By:Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
[Senin, 20 Maret 2017]

Guna meningkatkan peran kader institusi pedesaan PPKBD dan Sub PPKBD melalui pembinaan dan pemberian jasa teknis melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kabupaten Pacitan. Kader PPKBD dan Sub PPKBD (IMP) sebagai kader penggerak di semua kegiatan pembangunan sudah sepantasnya dianugerahi sebagai kader pekerja social (sosio worker) dimana kader-kader tersebut mampu menggerakkan kegiatan dalam pembangunan di Kabupaten Pacitan.

Bertempat di Pendopo Kecamatan Sudimoro, Rabu (15/03), Acara di hadiri oleh Camat Sudimoro, Kepala Desa lingkup Kec. Sudimoro, Ketua TP.PKK Desa se Kecamatan Sudimoro, dan kader PPKBD dan Sub PPKBD se-Kecamatan Sudimoro. Hasil yang dicapai melalui kegiatan ini:

  1. Peningkatan peran kader PPKBD dan Sub PPKBD dalam penggerakan pembangunan keluarga
  2. Fungsi KIE
  3. Komitmen Kepala Desa melalui Anggaran Desa siap membantu kiprah dari kader dalam gerakan pembangunan
  4. Kader PPKBD dan Sub PPKBD dalam penggerakannya untuk pembentukan Kampung KB Kecamatan Sudimoro
PENILAIAN LAPANG LOMBA PELAKSANA GOTONG ROYONG TERBAIK TINGKAT KABUPATEN TAHUN 2017 DI DESA WARENG KECAMATAN PUNUNG
By:Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa
[Jumat, 3 Maret 2017]

Telah dilaksanakan penilaian lapang Lomba Pelaksana Gotong Royong Terbaik Tingkat Kabupaten Tahun 2017 di Desa Wareng Kecamatan Punung pada tanggal 24 Pebruari 2017.

PENIALAIAN LAPANG LOMBA PELAKSANA GOTONG ROYONG TERBAIK TINGKAT KABUPATEN TAHUN 2017 DI DESA BODAG KECAMATAN NGADIROJO
By:Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa
[Jumat, 3 Maret 2017]

Telah dilaksanakan penilaian lapang Lomba Gotong Royong Terbaik Tingkat Kabupaten Tahun 2017 di Desa Bodag Kecamatan Ngadirojo pada tanggal 22 Pebruari 2017

KEGIATAN PENILAIAN LAPANG LOMBA PELAKSANA GOTONG ROYONG TERBAIK TINGKAT KABUPATEN TAHUN 2017 DI DESA KARANGANYAR KECAMATAN KEBONAGUNG
By:Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa
[Kamis, 2 Maret 2017]

Pada tanggal 23 Pebruari 2017 telah dilaksanakan kegiatan lapang Lomba Pelaksanaan Gotong Royong Terbaik Tahun 2017 di Desa Karang Anyar Kecamatan Kebonagung.

RAPAT PENGARAHAN BPK DALAM RANGKA PERSIAPAN PEMERIKSAAN LKPD TA 2016
By:Inspektorat
[Rabu, 22 Februari 2017]

Senin, 20 Pebruari 2017 di Pendopo Kabupaten Pacitan Mengundang Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Pacitan dan Camat se-Kabupaten Pacitan dengan mengikutsertakan Kepala Desa / Lurah

KEBAKARAN PABRIK PLYWOOD DI DONOROJO BISA DIATASI DENGAN MENDATANGKAN 2 UNIT ARMADA PEMADAM KEBAKARAN
By:Satuan Polisi Pamong Praja
[Kamis, 16 Februari 2017]

Sebuah pabrik pengolahan kayu lapis (plywood) untuk pembuatan triplek di Kecamatan Donorojo, Pacitan mengalami musibah kebakaran pada Senin (13/2/2017) sekitar pukul 12.00 WIB kemarin.

Api dengan menghanguskan salah satu gudang tempat proses pengolahan kayu lapis atau ruang cadi (ruang tempat proses oven) dimana di ruangan itu banyak bahan-bahan yang mudah terbakar. Apalagi dengan adanya kondisi angin yang kencang membuat api semakin berkobar-kobar.

Akibat kejadian tersebut, ratusan lembar kayu lapis terbakar. Api juga membakar ribuan kubik kayu olahan milik Jaya 65 di Pabrik Triplek PT. TOP Donorojo  yang terletak dikawasan Dusun Kebon, Desa/Kecamatan Donorojo itu.


HASIL EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA INTANSI PEMERINTAH KAB/KOTA TAHUN 2016
By:Bagian Organisasi
[Kamis, 9 Februari 2017]

ASISTENSI PENINGKATAN PENERAPAN AKUNTABILITAS KINERJA PEMERINTAH KAB/KOTA
By:Bagian Organisasi
[Kamis, 9 Februari 2017]

PENGUKUHAN SATUAN TUGAS PEMBERANTASAN PUNGUTAN LIAR
By:Inspektorat
[Senin, 23 Januari 2017]

BERDASARKAN SURAT KEPUTUSAN BUPATI PACITAN NOMOR : 188.45/201/KPTS/408.12/2017, TANGGAL 03 JANUARI 2017, TENTANG UNIT PEMBERANTASAN PUNGUTAN LIAR KABUPATEN PACITAN

Halaman : 1